Fajar Sadboy Beli Rumah di Bekasi secara Tunai Setelah Menabung 3 Tahun

2026-11-05 13:00:52

2026-11-05 13:00:52

Fajar Sadboy Beli Rumah di Bekasi secara Tunai Setelah Menabung 3 Tahun

Memiliki rumah setelah bertahun-tahun mengontrak menjadi pencapaian penting bagi Fajar Sadboy. Selebriti berusia 19 tahun bernama asli Fajar Labatjo itu kini telah menempati rumah barunya di Bekasi. Properti tersebut dibeli secara tunai menggunakan tabungan yang dikumpulkannya selama kurang lebih tiga tahun.

Fajar mengungkapkan bahwa keputusan pembelian diambil ketika ia merasa harga rumah itu sesuai. Setelah transaksi dilakukan tanpa cicilan, rumah seluas 139 meter persegi tersebut menjalani renovasi hingga tampil seperti sekarang. Kisah ini memperlihatkan bahwa proses membeli rumah tidak berhenti pada transaksi, tetapi dapat berlanjut pada penyesuaian ruang dan pengadaan perlengkapan secara bertahap.

Rumah 139 Meter Persegi untuk Kebutuhan Keluarga

Fajar telah pindah ke rumah tersebut sejak bulan lalu. Bangunannya terdiri dari satu lantai dengan bentuk memanjang ke belakang. Area di sisi kanan dan kiri pintu masuk dimanfaatkan sebagai kamar, sedangkan dapur dan meja makan berada di pojok kanan dari arah pintu masuk.

Secara keseluruhan, rumah itu mempunyai empat kamar tidur. Salah satu ruang juga difungsikan sebagai studio, sehingga tempat tinggal tersebut tidak hanya menampung kegiatan keluarga, tetapi juga kebutuhan kerja Fajar. Beberapa kamar telah dilengkapi kamar mandi dalam.

Saat ini Fajar tinggal bersama abang, kakak, ibu, dan tante. Neneknya yang sedang berkunjung ke Jakarta juga berada di rumah tersebut. Sementara itu, saudara lainnya masih tinggal di Gorontalo karena sedang berfokus pada pendidikan. Susunan penghuni ini membantu menjelaskan mengapa jumlah kamar dan fungsi setiap ruang menjadi bagian penting dari rumah barunya.

Dibeli Tunai Setelah Menabung Tiga Tahun

Dalam acara Rumpi No Secret, Fajar menyebut waktu yang dibutuhkannya untuk menabung kurang lebih tiga tahun. Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli rumah secara tunai atau tanpa cicilan. Ia mengatakan merasa cocok dengan harga rumah pada saat itu dan langsung melakukan pembelian.

Bagi calon pembeli rumah, bagian paling relevan dari perjalanan ini adalah adanya urutan prioritas yang jelas: mengumpulkan dana, memilih hunian berdasarkan kebutuhan, melakukan renovasi, kemudian melengkapi isi rumah sesuai kemampuan finansial. Fajar sendiri belum memenuhi seluruh kebutuhan perlengkapan sekaligus. Televisi, gitar, tempat tidur, dan bantal sudah tersedia, sementara barang lain direncanakan hadir secara bertahap.

Pola tersebut memberi gambaran praktis bahwa kondisi rumah setelah dibeli dapat berkembang dari waktu ke waktu. Dalam kasus Fajar, rumah direnovasi lebih dahulu dan perlengkapannya belum seluruhnya lengkap. Karena itu, pembeli dapat mencermati bukan hanya kondisi bangunan ketika transaksi berlangsung, tetapi juga kebutuhan ruang, renovasi, serta perlengkapan yang masih harus dipenuhi setelah menempati rumah.

Bekasi Dipilih Berdasarkan Pertimbangan Kebutuhan

Pemilihan Bekasi bukan keputusan yang muncul tanpa pertimbangan. Fajar menyatakan lokasi tersebut sesuai dengan kebutuhannya dan telah dibahas bersama tim manajemen. Walaupun kini menetap di Bekasi, ia masih sesekali pulang ke kampung halamannya di Gorontalo.

Fakta ini menunjukkan pentingnya melihat keterkaitan antara lokasi hunian dan kegiatan sehari-hari. Bagi pembeli maupun investor, pendekatan yang dapat dicermati dari kisah tersebut adalah menilai properti berdasarkan fungsi yang benar-benar dibutuhkan. Pada rumah Fajar, misalnya, satu ruang dimanfaatkan sebagai studio, sementara kamar lainnya mengakomodasi anggota keluarga yang tinggal bersama.

Sebelum pindah ke rumah milik sendiri, Fajar dan keluarganya telah tinggal di rumah kontrakan selama bertahun-tahun. Ia mengaku tidak menyangka akhirnya dapat membeli rumah dan merasa bangga atas pencapaian tersebut. Syukuran rumah baru pun digelar bersama keluarga, tetangga, media, teman, dan keluarga besar.

Rencana Pengembangan Masih Menunggu Kemampuan

Meski renovasi telah dilakukan, Fajar masih mempunyai gagasan untuk mengembangkan rumah pada masa mendatang. Ia menyebut keinginan menambah tingkat, membuat kolam, satu kamar tambahan, serta tempat berkumpul seperti rooftop apabila tersedia rezeki.

Rencana itu masih berupa keinginan, bukan pengembangan yang telah dikerjakan. Bagi pembeli rumah, perbedaan antara kebutuhan saat ini dan rencana masa depan layak diperhatikan. Rumah Fajar saat ini sudah menjalankan fungsi utama sebagai tempat tinggal keluarga dan studio, sedangkan penambahan ruang ditempatkan sebagai rencana lanjutan yang mengikuti kemampuan.

Kisah ini juga memberi sudut pandang bagi investor dan pencari hunian bahwa luas bangunan saja belum menggambarkan seluruh kegunaan properti. Pembagian kamar, ruang kerja, area bersama, serta peluang penyesuaian bertahap dapat menjadi bahan pertimbangan sesuai kebutuhan masing-masing, tanpa harus menyamakan keputusan dengan pengalaman orang lain.

Bagi pembaca yang sedang membandingkan pilihan tempat tinggal, hunian modern di Jakarta Barat juga dapat dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan ruang, aktivitas keluarga, dan kemampuan finansial. Informasi mengenai hunian di kawasan tersebut dapat ditemukan dengan mengunjungi MeruyaLand.

Sumber Informasi

Artikel ini disusun berdasarkan pemberitaan Detik Properti: Keren! Fajar Sadboy Beli Rumah Baru Cash Hasil Nabung 3 Tahun.

Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat

Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.

🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com

Artikel lainnya

dikembangkan oleh

Infiniti Office, Arcade Business Center 6th Floor Unit 6-03, Jl. Pantai Indah Utara 2 Kav. C1, PIK Penjaringan, Jakarta Utara 14460

meruyaland@gmail.com

Frida 081296368540

Ruslan 085211592799

Official Lending Partner