Gen Z dan Milenial Dominasi Peminat Rusun Subsidi Manggarai

2026-11-04 13:01:00

2026-11-04 13:01:00

Gen Z dan Milenial Dominasi Peminat Rusun Subsidi Manggarai

Minat generasi muda terhadap hunian vertikal terjangkau di kawasan dengan akses transportasi terlihat dari rencana rusun subsidi di Manggarai, Jakarta Selatan. Sebanyak 1.412 orang telah tercatat sebagai peminat proyek tersebut melalui Danantara Housing Expo dan KAI Expo. Hampir 60 persen di antaranya berada dalam kelompok usia 25-35 tahun.

Komposisi itu menempatkan Gen Z dan Milenial sebagai kelompok paling menonjol. Gen Z dalam data sumber merujuk pada mereka yang lahir pada 1997-2012, sedangkan Milenial lahir pada 1981-1996. Selain faktor usia, profil peminat juga memperlihatkan bahwa 57 persen di antaranya belum menikah.

Data tersebut memberi gambaran tentang kebutuhan hunian di kalangan usia produktif. Rumah pertama tampaknya mulai dipertimbangkan bukan hanya setelah berkeluarga, tetapi juga ketika seseorang masih lajang dan sedang menyusun rencana tempat tinggal jangka panjang.

Hunian Pertama dan Transportasi Menjadi Pertimbangan

Manager Corporate Communication KAI Properti Bramantya Candrika menilai tingginya minat dari generasi muda berkaitan dengan kebutuhan akan hunian yang terjangkau, nyaman, serta memiliki akses transportasi yang mudah. Namun, angka peminat belum dapat disamakan dengan jumlah transaksi karena rusun tersebut belum memasuki tahap penjualan.

Tahapan awal pembelian masih dipersiapkan melalui proses Nomor Urut Pemesanan atau NUP. Pembukaan NUP direncanakan berlangsung pada 2026. Pengembangan proyek juga masih menunggu penyelesaian perizinan yang diproses oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero). Tahap berikutnya, termasuk akad, baru akan berjalan setelah seluruh persyaratan terpenuhi.

Bagi calon pembeli rumah, perbedaan antara menyatakan minat, memperoleh nomor pemesanan, dan menyelesaikan akad perlu dipahami dengan cermat. Data minat berguna untuk membaca arah permintaan pasar, tetapi belum menunjukkan kepastian pembelian maupun waktu serah terima. Status perizinan dan perkembangan setiap tahapan karena itu layak diperiksa sebelum menyusun keputusan finansial.

Mayoritas Peminat Memilih Dua Kamar Tidur

Lebih dari 60 persen peminat memilih konfigurasi dua kamar tidur atau 2BR. Menurut pihak pengembang, kecenderungan ini menunjukkan kebutuhan terhadap ruang yang lebih fleksibel, baik untuk penggunaan pribadi maupun tempat tinggal bersama keluarga.

Pilihan tersebut menarik karena sebagian besar peminat berada pada usia 25-35 tahun dan lebih dari separuh belum menikah. Secara praktis, dua kamar dapat memberi keleluasaan ketika kebutuhan penghuni berubah. Akan tetapi, calon pembeli tetap perlu menilai kebutuhan ruang berdasarkan kondisi masing-masing, bukan semata-mata mengikuti pilihan mayoritas.

Unit yang direncanakan terdiri dari tipe studio dan tipe 45. Perbedaan konfigurasi itu menunjukkan adanya sasaran kebutuhan yang beragam, mulai dari generasi muda yang mencari rumah pertama hingga keluarga yang memerlukan ruang lebih luas. Bagi pembeli, perbandingan sebaiknya mencakup kesesuaian tata ruang, rencana penggunaan dalam beberapa tahun, serta kesiapan mengikuti proses pembelian yang belum dibuka.

Rencana Pembangunan Mencakup Delapan Menara

Maraya Residences direncanakan berdiri di lahan milik PT KAI yang terbagi menjadi Blok G seluas 6.925 meter persegi dan Blok F seluas 15.014 meter persegi. Pembangunan disebut membutuhkan waktu sekitar 18 bulan dan ditargetkan selesai pada 2028.

Blok G dijadwalkan dibangun lebih dahulu dengan konsep rumah susun sederhana milik atau rusunami. Kawasan ini akan terdiri dari tiga menara: Tower A sebanyak 418 unit, Tower B 506 unit, dan Tower C 308 unit. Total pasokan di Blok G mencapai 1.232 unit.

Adapun Blok F direncanakan memiliki lima menara. Tower 1 dan Tower 2 masing-masing memuat 572 unit, Tower 3 sebanyak 528 unit, Tower 4 sebanyak 308 unit, serta Tower 5 sebanyak 528 unit. Total rencana unit di Blok F mencapai 2.508 unit. Jika kedua blok direalisasikan sesuai rencana, keseluruhan pengembangan mencakup delapan menara dan 3.740 unit.

Apa Artinya bagi Pembeli dan Investor?

Tingginya minat awal memperlihatkan besarnya perhatian kelompok usia produktif terhadap hunian vertikal yang terhubung dengan transportasi. Meski demikian, calon pembeli maupun investor perlu memisahkan sinyal permintaan dari kepastian realisasi. Proyek masih berada dalam proses perizinan, NUP belum dibuka, dan tahapan akad menunggu pemenuhan persyaratan.

Data preferensi dua kamar dapat menjadi petunjuk mengenai ruang yang banyak dicari, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan potensi hasil investasi. Penilaian yang lebih hati-hati perlu berfokus pada perkembangan perizinan, jadwal pembangunan, tahapan pemesanan, dan kecocokan unit dengan kebutuhan penghuni. Angka peminat juga sebaiknya tidak dibaca sebagai jaminan penyerapan seluruh unit.

Bagi pembaca yang sedang membandingkan pilihan tempat tinggal, dinamika di Manggarai dapat menjadi bahan untuk memahami pentingnya akses, fleksibilitas ruang, dan kejelasan tahap pembangunan. Untuk alternatif hunian modern di Jakarta Barat, pembaca juga dapat mengunjungi MeruyaLand dan menilai pilihan yang tersedia sesuai kebutuhan pribadi.

Sumber Informasi

detikProperti: Gen Z-Milenial Jadi Peminat Rusun Subsidi Manggarai Paling Banyak

Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat

Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.

🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com

Artikel lainnya

dikembangkan oleh

Infiniti Office, Arcade Business Center 6th Floor Unit 6-03, Jl. Pantai Indah Utara 2 Kav. C1, PIK Penjaringan, Jakarta Utara 14460

meruyaland@gmail.com

Frida 081296368540

Ruslan 085211592799

Official Lending Partner